Tujuan Keuangan yang Baik vs. Tujuan Keuangan yang Bisa Dipegang Teguh


Photo by Alexander Mils on Unsplash


Dalam membahas tujuan keuangan, ada tujuan yang baik dan bisa dijadiin sebagai patokan dalam mengatur keuangan pribadi. Akan tetapi, terkadang tujuan keuangan yang baik justru belum tentu praktikal untuk dicapai. Pada akhirnya, tujuan keuangan yang ideal adalah tujuan yang bisa dipegang teguh dan relatif lebih mudah untuk dicapai.


Tujuan Keuangan yang Baik

Punya Dana Darurat yang Cukup

Biasanya, kita bakalan mikir kalau punya dana darurat itu termasuk ke dalam tujuan keuangan jangka pendek. Namun, sebenernya dana darurat juga punya manfaat untuk tujuan keuangan jangka panjang. Terlepas dari kebutuhan sehari-hari serta tagihan yang mempersulit kita biar bisa punya cadangan uang khusus untuk dana darurat, kita harus tetep mengusahakan untuk punya darurat agar mempersiapkan diri sewaktu-waktu hal yang tidak diinginkan terjadi.


Hindari Hutang

Menghindari hutang bisa dilakukan oleh siapa pun lho, terlepas dari tingkat pendapatan atau kekayaannya. Hal ini karena hutang bisa dihindari dengan pengelolaan keuangan yang baik dan gaya hidup yang sesuai dengan keuangan kita. Hanya saja, kurang mencukupinya pendapatan membuat sebagian besar orang mau tidak mau terjerat dalam hutang. Di luar perdebatan antara hutang baik versus hutang buruk, semua hutang adalah uang macet yang perlu dilunasi. Hutang akan menambah beban finansial kamu terlepas dari apapun tujuan berhutangnya (entah untuk rumah ataupun mobil).


Merencanakan Pensiun Dini

Merencanakan pensiun dini adalah satu tujuan keuangan terbaik, lho! bahkan jika kamu sangat menyukai pekerjaanmu. Merencanakan pensiun dini merupakan tujuan keuangan terbaik karena nantinya bisa lebih menikmati hidup tanpa beban pekerjaan. Hanya saja, terkadang keadaan keluarga memaksa kita untuk tidak sesegera mungkin merencanakan pensiun dini. Biasanya, hal ini terjadi pada generasi sandwich yang harus membiayai kebutuhan sehari-hari mereka sekaligus membayar hutang yang dimiliki orang tua mereka.


Baca Juga: 4 TRIK SEDERHANA MENGELOLA UANG TANPA RIBET


Tujuan yang Bisa Dipegang Teguh

Mengantisipasi Kesalahan

Rencanakan untuk memperhitungkan kesalahan yang mungkin terjadi dalam mengatur keuangan pribadi. Dengan begitu, kamu akan membuat anggaran pribadimu lebih longgar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.


Punya Fleksibilitas dalam Tujuan Keuanganmu

Kamu akan lebih mungkin mencapai tujuan keuanganmu kalau kamu realistis. Tanyakan pada dirimu sendiri, berapa lamakah waktu yang mungkin kamu butuhin buat mencapai tujuanmu? Atau kalau kamu mau beli sesuatu, apakah ada aturan-aturan yang harus kamu ikutin biar nggak keluar dari anggaranmu? Kamu harus pikirin pertanyaan-pertanyaan itu, termasuk apabila kamu harus mengorbankan beberapa anggaran belanjamu.


Terapin Rencana Tabungan

Dalam mengelola uang, ada baiknya kamu siapin transfer otomatis dalam membayar tagihan buat ngurangin sedikit dari beban mentalmu karena bisa hemat waktu, bikin kita nggak perlu repot, dan menghindari stress. Selain itu, kamu nggak akan kehilangan kesempatan buat nabung dan nggak akan tergoda buat ngebelanjain uangnya.


Gimana, apakah ada perubahan di tujuan keuanganmu?


20 views0 comments

Recent Posts

See All