Motivasi Diri untuk Mulai Budgeting

Updated: Jun 1

Kalau kamu adalah orang yang suka bablas belanja, nggak strict-strict amat sama pengeluaran bulanan, berarti postingan ini cocok buat kamu. Finku bakal kasih kamu trik praktis (yang saking gampangnya, bisa kamu lakuin sekarang juga!) biar kamu anti wacana buat mulai budgeting uang bulanan kamu secara lebih rapi.




Pertama: Tau rata-rata pemasukan dan pengeluaran kamu setiap bulannya


Karena perubahan itu diawali dengan kesadaran, coba kamu ketahui dulu pemasukan dan pengeluaran perbulan kamu biasanya berapa, dalam bentuk range.


Kalau total pemasukan perbulan kamu, harusnya sih kamu udah aware ya? Mau gaji kamu selalu tetap segitu perbulan, atau bisa berubah-berubah, harusnya kamu selalu tahu angka tetap atau range pemasukan perbulan kamu.


Nah, sekarang buat pengeluaran. Cara paling gampangnya adalah dengan nge-track mutasi bank, e-wallet, dan semua akun finansial kamu selama beberapa bulan terakhir, biar kamu kebayang rata-ratanya perbulannya kamu ngeluarin berapa.



*illustration: BCA 1,9jt, OVO 900rb, Bibit 1jt*


Oh iya, kalo ada pengeluaran besar yang gak setiap bulan kamu bayar (misal: beli motor), itu nggak usah dihitung, ya. Karena disini kamu cuma perlu estimasi pengeluaran pasti perbulan aja (contoh: makan, transportasi, kosan, dan semua hal yang kamu pasti bayar setiap bulannya).


*monthly spending vs non spending visual*



Kedua: Buat semua uang di luar pengeluaran perbulananmu: Jangan letakin mereka di rekening yang gampang kamu akses atau cairin


Sebenarnya, ini rada tergantung ke tipe orangnya sih, tapi better be safe than sorry. Jadi, sebisa mungkin jauhin akses kamu ke sisa uang yang nggak seharusnya kamu jajanin. Kamu bisa start small dari mulai letakin sebagian uangmu misalnya di reksa dana atau deposito bankmu.


*monthly spending vs non spending visual, non spendingnya dikasih arrow2 reksa, deposit etc*




Ketiga: Sebisa mungkin, selalu rencanain pengeluaran besar yang diluar kebutuhan dasar


Misalnya, kamu udah rencanain:

  1. Beli HP baru

  2. Jalan-jalan ke Bandung seminggu sama temen se-geng

  3. Renovasi kamar kosan

Sebisa mungkin selalu estimasi dan anggarin uangnya di bulan sebelumnya. Jadi, ketika gajian dan mau pindahin uang tabungan ke rekening lain, udah kamu kurangin sama anggaran pengeluaran besar tadi.


Kalau buat kamu “rencana pengeluaran” itu terdengar kayak suatu hal ribet kayak RAPBN, then you get it wrong. Rencana itu cukup kok dengan sesimpel kamu kira-kira aja: akan keluar berapa, dan tambahin nominal itu ke rencana pengeluaran kamu di bulan tersebut.


*monthly spending vs non spending visual vs adhoc big spendings*


(Promote Finku budget pot feature briefly here)




Keempat: Keep track of everything (your incoming & outgoing) at least once in two days


Caranya banyak banget. Bisa pake spreadsheet, atau bisa rajin cek mutasi internet atau mobile banking kamu juga.


Kalau mau cara yang lebih gampang, kamu bisa pakai Finku. Karena kamu ga perlu catet secara manual, dan bisa pantau pengeluaranmu dari berbagai bank, e-wallet, sampai investasi, di satu aplikasi aja.


Dengan Finku, kamu hanya perlu hubungkan berbagai akun finansial kamu, daaan voila! Finku akan secara otomatis nyatetin semua transaksi kamu secara simpel dan rapi.


*spreadsheet vs Finku automatic timeline visualization with filters*



Kelima: Kasih diri kamu sedikit ruang buat impulsif dan menghibur diri


Pisahin budget buat hal-hal berbau impulsif setiap bulannya. Kayak budget buat beli hal-hal moodbooster, atau buat ngasih kamu reward atas small wins yang udah kamu lakuin. Tapi, jangan mahal-mahal ya. 😜


Misalnya, kamu bisa spare Rp300rb setiap bulannya untuk budget ini.


Di hari ketika kamu bete karena adek kamu nyebelin, boleh deh tuh kamu pake budget impulsif misalnya Rp100rb buat delivery Red Velvet Cake-nya Union.


Atau misal, kamu lagi merasa happy karena hari ini kamu bisa get so much things done at work. Pake deh tuh budget impulsifnya buat beli 5 casing HP aesthetic 15 ribuan di Shopee.



Bonus: Manfaatin hal-hal gratis di dunia ini; terutama yang ngasih kamu kesan mewah atau memuaskan 😜


Begitu banyak hal-hal gratis di dunia ini yang bisa kamu manfaatin, karena bikin diri kamu happy itu nggak selalu harus bayar.


Mulai pelan-pelan shifting aktivitas kamu yang ga-terlalu-penting-tapi-kalo-dipikir-pikir-hedon-juga, jadi aktivitas gratis yang berasa mewah.


Contoh: Lari di suatu area sepi tapi elegan di bilangan SCBD, ngegambar di balkon rumah sambil nikmatin sunset, ngeteh pagi-pagi pake cangkir cantik, dan banyak lainnya.



***


Kamu punya ide atau cara tersendiri? Share via kolom komentar di bawah, ya!


Baca Juga: Kamu Susah Menabung? Cari Tahu Kenapa!


motivasi untuk mulai budgeting

23 views0 comments

Recent Posts

See All